Sabtu, 09 Januari 2016

transkrip wawancara pengusaha penjual daging sapi lokal



Transkrip Wawancara Dengan Seorang Pengusaha Penjual Daging Sapi Lokal
Yang ada di Oesapa-Kupang (NTT)

Pewawancara : Marsel M. Liu
Narasumber : bapak Dafa

Pewawancara:  apa ide awal bapak sehingga memilih jenis usaha ini?
Narasumber : saya melihat bahwa di NTT banyak sapi, jadi saya mengambil jenis usaha ini untuk       mengambil keuntungan
Pewawancara: berapa modal awal untuk memulai menjalankan usaha ini? Apakah ini modal bapak sendiri atau modal pinjaman dari pihak lain?
Narasumber : kalau modal awal saya memiliki uang  sebesar 15 juta rupiah itu modal saya sendiri, saya membeli  3 sampai 4 ekor sapi kemudian saya bawa ke sini untuk dijual lagi.
Pewawancara: sudah berapa lama usaha ini berjalan?
Narasumber : usaha saya sudah berjalan  ± 4 tahun yang lalu setelah saya lulus kuliah
Pewawancara: harga satu ekor sapi berapa harganya?
Narasumber : kalau 1 ekorsapi ada yang 5 juta sampai belasan juta juga ada, tergantung dari berat badan sapi tersebut
Pewawancara: dalam satu hari berapaekor sapi yang di sembelih?
Narasumber : kalau dalam satu hari, kalau hari-hari biasa itu bisa sampai sepuluh ekor sapi, kalau hari-hari raya itu bisa sampai belasan ekor sapi.
Pewawancara: kesulitan yang dihadapi selama usaha ini berjalan itu apa saja?
Narasumber : kesulitannya di musim hujan persediaan barang terbatas (sapi), karna sapi-sapi liar jadi susah untuk mencari.
Pewawancara: proses pemasarannya seperti apa?
Narasumber :proses pemasarannya itu pertama kami sembelih lalu kami pisahkan daging dan tulangnya dan langganan datang untuk membeli, yang sisanya dibawa pulang dan dijual di rumah, kami juga membuat pentolan bakso dan perkedel.
Pewawancara: dari hasil penjualan satu ekor sapi keuntungannya berapa? Atau dalam satu hari  sembelih itu berapa keuntungan yang diperoleh?
Narasumber : kalau keuntungan orang bilang mata melihat hati menentukan artinya feelingnya bagus keuntungannya juga banyak tapi kalau feelingnya meleset berarti keuntungannya sedikit.
Pewawancara: kisarannya berapa harganya?
Narasumber : kisarannya per ekor itu 5 juta rupiah sampai 10 juta rupiah.
Pewawancara: demikian wawancara saya bersama bapak Dafa selaku pemilik usaha ternak sapi di kota kupang.

https://www.youtube.com/watch?v=Cn-0BnCqY4s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar